Sarkofagus

By | April 8, 2013

Sarkofagus dibuat pada zaman megalitikum dimana masyarakat mulai membangun bangunan atau monument yang terbuat dari batu. Istilah Sarkofagus adalah suatu tempat untuk menyimpan jenazah. Sarkofagus umumnya dibuat dari batu. Kata “sarkofaus” berasal dari bahasa Yunani σάρξ (sarx, “daging”) dan φαγεῖνειν (phagein,”memakan”), dengan demikian sarkofagus bermakna “memakan daging”.

Sarkofagus adalah keranda batu atau peti mayat yang terbuat dari batu. Bentuknya menyerupai lesung dari batu utuh yang diberi tutup. Dari Sarkofagus yang ditemukan umumnya di dalamnya terdapat mayat dan bekal kubur berupa periuk, kapak persegi, perhiasan dan benda-benda dari perunggu serta besi.

Sarkofagus sering disimpan di atas tanah oleh karena itu sarkofagus seringkali diukir, dihias dan dibuat dengan teliti. Beberapa dibuat untuk dapat berdiri sendiri, sebagai bagian dari sebuah makam atau beberapa makam sementara beberapa yang lain dimaksudkan untuk disimpan di ruang bawah tanah. Di Mesir kuno, sarkofagus merupakan lapisan perlindungan bagi mumi keluarga kerajaan dan kadang-kadang dipahat dengan alabaster. Sarkofagus kadang kadang dari logam atau batu kapur juga digunakan oleh orang Romawi kuno sampai datangnya agama Kristen yang mengharuskan mayat untuk dikubur di dalam tanah.

Di Indonesia sarkofagus banyak ditemukan di daerah propinsi Bali. Menurut masyarakat Bali Sarkofagus memiliki kekuatan magis atau gaib. Berdasarkan pendapat para ahli bahwa sarkofagus dikenal masyarakat Bali sejak zaman logam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *